Banyak Desa Tak Paham Soal Keterbukaan Informasi

Klikbabel.com, Sungailiat - Komisi Informasi Provinsi Bangka Belitung mengakui jika banyak desa yang belum memahami soal keterbukaan informasi. Padahal, masyarakat mempunyai hak terkait hal tersebut.

Komisioner Komisi Informasi Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi Babel Syawaludin menjelaskan, banyak yang harus dibenahi dalam keterbukaan informasi. Untuk itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi ke semua badan publik.

"Banyak yang harus dibenahi soal keterbukaan informasi. Baik di badan publik provinsi, kabupaten sampai desa," kata Syawaludin, Rabu (4/9).

Menurut Syawal, desa belum mengetahui secara pasti soal tata kelola informasi. Desa kata dia, belum memahami secara utuh. "Aturan banyak. Ada. Undang-undang ada tapi inplementasi yang kurang," tambahnya.

Syawal mengaku, KI Babel saat ini sedang melakukan evaluasi badan publik terkait keterbukaan informasi di Babel. Sehingga ia mengaku, belum mengetahui desa ataupun kabupaten mana yang lebih baik soal keterbukaan informasi.

"Evaluasi sampai 24 September. Kita mulai sebulan yang lalu dengan kuisioner. Kita juga turun ke lapangan," ucapnya.

Dengan evaluasi ini kata dia, akan mengetahui setiap kekurangan dan akan diperbaiki untuk kepentingan bersama. "Misalkan desa perlu menganggarkan soal keterbukaan informasi. Membuat SK desa tentang PPID. Tata kelola dan mekanisme diperlukan," tutupnya.

Sumber: 
klikbabel.com