Submitted by kidbabel on
(Tanjung Pandan) -- Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Bangka Bangka Belitung melakukan visitasi ke badan publik BAWASLU dan KPU Kabupaten Belitung, dalam rangka Presentasi & Uji Publik Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Selasa, (04/08/2026)
Adapaun Tim Penilai viaitasi E-Monev di pimpin langsung oleh (Wakil Ketua) Rikky Fermana, S.IP., C.Med., (Koordinator Bidang Kelembagaan) Martono, S.Tpi, C.Med., (Koordinator Bidang PSI) Fahriani,S.H.,M.H.,C.Med., dan (Koordinator Bifang Sekop) Ahmad Tarmizi, S.P.,C.Med., beserta staf kesekretariatan.
Kehadiran Tim Visitasi E-Monev Komisi Informasi Bangka Belitung disambut langsung oleh kedua badan publik tersebut Ketua Bawaslu Belitung (Rezeki Arus Munazar, S.H.) beserta jajaran dan ketua KPU Belitung ( Amir Husin, S.T. ) beserta jajaran.
Ini Merupakan kali keduanya bagi Bawaslu dan kali pertama bagi KPU Kabupaten Belitung ikut serta dalam pelaksanaan kegiatan E-Monev yang dilakukan oleh Komisi Informasi Provinsi Babel, dalam rangka mendorong keterbukaan informasi di lingkungan Bawaslu khususnya kabupaten Belitung, Bawaslu berkomitmen untuk terus berbenah dalam melakukan perbaikan pelayanan keterbukaan informasi publik, terlebih pada sarana dan prasarananya terlihat sudah sangat mendukung.
Untuk diketahui sistem penyampaian informasi dari kedua badan publik tersebut dilakukan secara terintegrasi terpusat demi kemudahan publik untuk memperoleh Informasi baik melalui digital maupun cetak dan tatap muka.
Disampaikan juga dari tim penilai, tujuan dari visitasi E-Monev ini untuk melihat sejauh mana keraatan badan publik dalam mengimplementasikan UU No 14 tahun 2008, dan apa saja yang menjadi kendala dalam pelaksanaannya.
Pesan Komisi Informasi Babel untuk kedua badan publik tersebut, badan publik seyogyanya menyediakan sarana dan prasarana kepada publik dalam mendapatkan informasi, khususnya kaum disabilitas, dimana kaum disabilitas harus di prioritaskan/dimudahkan juga haknya dalam memperoleh informasi terkait kepemiluan dan pendekatan yang nyata dalam menyampaikan informasi kepada kaum disabilitas tersebut.
