KI Babel Bahas Optimalisasi Anggaran dan Program Kerja, Penganugerahan Monev 2026 Jadi Prioritas

PANGKALPINANG (04/11/2026) – Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (KI Babel) menggelar rapat internal untuk membahas optimalisasi anggaran tahun 2026, perencanaan anggaran tahun 2027, serta persiapan pelaksanaan Penganugerahan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua KI Babel, Edy Yusmanto, dan dihadiri Wakil Ketua, para Komisioner dari masing-masing bidang, serta jajaran staf kesekretariatan. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya konsolidasi internal dalam memastikan pelaksanaan program kerja berjalan secara terarah, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan kelembagaan.

Dalam arahannya, Edy Yusmanto menekankan pentingnya mengoptimalkan sisa anggaran tahun 2026 yang merupakan bagian dari alokasi anggaran pada periode kepengurusan sebelumnya. Menurutnya, anggaran yang tersedia perlu dikelola secara cermat dan diarahkan pada kegiatan yang memiliki manfaat nyata, baik bagi penguatan kelembagaan maupun peningkatan kualitas pelayanan informasi publik kepada masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa keterbatasan anggaran bukan menjadi alasan untuk tidak menjalankan fungsi dan tanggung jawab Komisi Informasi. Sebaliknya, diperlukan perencanaan yang matang, penentuan skala prioritas, serta pemanfaatan sumber daya secara efisien agar setiap program yang dilaksanakan memberikan hasil yang optimal.

Dalam pembahasan program kerja, masing-masing komisioner bidang menyampaikan usulan kegiatan untuk tahun anggaran 2026 dan perencanaan tahun 2027. Usulan tersebut mencakup tiga bidang utama, yakni Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi (PSI), Bidang Hubungan Kelembagaan dan Tata Kelola, serta Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Publikasi.

Pembahasan diarahkan pada pemetaan kebutuhan setiap bidang, kesinambungan program kelembagaan, serta penentuan kegiatan prioritas yang relevan dengan tugas dan fungsi KI Babel dalam mendorong keterbukaan informasi publik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Selain membahas anggaran dan program kerja, rapat juga memberikan perhatian khusus terhadap sejumlah agenda kelembagaan yang masih perlu ditindaklanjuti dari periode komisioner sebelumnya. Salah satu agenda yang menjadi perhatian utama adalah pelaksanaan Penganugerahan Monev Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026.

Menindaklanjuti hal tersebut, pimpinan rapat menunjuk Luksin Siagian selaku Koordinator Bidang Hubungan Kelembagaan dan Tata Kelola untuk mengambil alih koordinasi dan mempersiapkan pelaksanaan kegiatan penganugerahan. Agenda tersebut ditetapkan sebagai salah satu prioritas KI Babel yang ditargetkan dapat terlaksana pada November 2026.

Pelaksanaan Penganugerahan Monev merupakan bagian penting dari rangkaian evaluasi keterbukaan informasi publik terhadap badan publik di wilayah Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap badan publik, tetapi juga diharapkan dapat mendorong peningkatan komitmen, kepatuhan, dan kualitas pelayanan informasi publik secara berkelanjutan.

Melalui rapat internal ini, KI Babel berupaya memastikan bahwa transisi kepengurusan tidak menghambat keberlanjutan program dan pelaksanaan tugas kelembagaan. Penataan anggaran, penguatan koordinasi antarbidang, serta penyelesaian agenda prioritas menjadi langkah penting dalam menjaga konsistensi pelaksanaan fungsi Komisi Informasi.

KI Babel berkomitmen untuk terus memperkuat peran kelembagaan dalam mengawal pelaksanaan keterbukaan informasi publik, sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.*

Sumber: 
Komisi Informasi Babel
Kategori Berita: 
Bidang Informasi: